Rejang Lebong _, 6 Agustus 2026 — Semangat kebersamaan dan nilai kearifan lokal kembali menggeliat di tengah masyarakat Desa Suka Karya, Kecamatan SBI. Pada Kamis pagi (6/8), puluhan warga dari berbagai lapisan masyarakat tampak memadati ruas jalan penghubung antardesa untuk melaksanakan aksi gotong royong massal. Kegiatan swadaya ini difokuskan pada perbaikan dan perawatan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi mobilitas harian warga setempat.
Jalan penghubung tersebut memiliki peranan yang sangat krusial bagi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Selain menghubungkan Desa Suka Karya dengan wilayah tetangga di Kecamatan SBI, jalur ini merupakan rute utama yang dilalui oleh para pelajar setiap harinya untuk menuju ke fasilitas pendidikan, serta jalur distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan warga.
Dalam wawancara langsung bersama awak media informasijitu.com di lokasi kegiatan, Harni, salah satu warga yang turut memelopori aksi tersebut, mengungkapkan bahwa inisiatif ini murni lahir dari rasa kepedulian bersama terhadap fasilitas umum yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
”Adanya kegiatan gotong royong ini kami adakan sebagai bentuk nyata dari nilai guyub rukun yang terus kami jaga antarwarga. Yang paling mendasar, motivasi kami adalah demi kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat sehari-hari dan keberlangsungan pendidikan anak-anak kita. Kami ingin memastikan anak-anak sekolah dapat melintas dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala, terutama saat beraktivitas di pagi hari,” tegas Harni di sela-sela pembenahan jalan.
Rangkaian Perbaikan Swadaya dan Solusi Atas Kendala Lapangan
Sejak pukul 07.00 WIB, warga berbondong-bondong membawa berbagai peralatan kerja manual, seperti cangkul, sekop, gerobak dorong, hingga bahan material penambal jalan yang dihimpun secara swadaya. Rangkaian perbaikan yang dilakukan meliputi:
Penutupan Lubang Jalan: Menguruk dan meratakan titik-titik lubang yang berpotensi membahayakan pengendara roda dua, terutama para siswa yang bersepeda menuju sekolah.
Pembersihan Bahu Jalan: Memangkas semak beludak dan rumput liar di sepanjang sisi jalan yang dapat mengganggu jarak pandang para pengguna jalan.
Optimalisasi Drainase: Memperbaiki dan membersihkan parit di kanan-kiri jalan guna memastikan aliran air lancar, sehingga mencegah genangan air saat hujan deras yang sering kali mempercepat kerusakan aspal/tanah.
Kerja bakti ini tidak hanya diikuti oleh kaum pria dewasa, tetapi juga mendapat dukungan dari tokoh pemuda dan ibu-ibu setempat yang menyokong penyediaan konsumsi secara sukarela. Suasana keakraban terlihat jelas selama proses kerja berlangsung, mencerminkan tingginya nilai solidaritas sosial yang masih terawat erat di Desa Suka Karya.
Harapan Tingkatkan Aksesibilitas dan Perhatian Pemerintah
Melalui aksi gotong royong berkelanjutan ini, masyarakat Desa Suka Karya berharap aksesibilitas transportasi di wilayah Kecamatan SBI dapat terus terjaga. Kelancaran jalan penghubung ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh para pelajar menuju sekolah serta mempermudah pengangkutan hasil bumi warga menuju pasar terdekat.
Selain menjaga kekompakan warga, aksi swadaya ini sekaligus menjadi wadah aspirasi tidak langsung masyarakat akan pentingnya pemerataan dan perawatan infrastruktur perdesaan secara berkelanjutan. Warga berharap ke depannya ada perhatian dan dukungan yang lebih optimal dari pemerintah daerah terkait peningkatan kualitas jalan penghubung tersebut agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Admin : Andika Saputra /Berita Jhontiro


















