JAKARTA, – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Setelah sempat menunjukkan taji di pembukaan pagi, mata uang Garuda harus rela ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan di pasar spot.
Berdasarkan data Bloomberg pada sore hari di pasar spot exchange, rupiah terpantau melemah 92 poin atau sekitar 0,51% ke level Rp17.965 per dolar AS.
Pergerakan ini kontras dengan kondisi di pagi hari, di mana rupiah sebenarnya dibuka perkasa. Pada pukul 09.01 WIB, mata uang domestik sempat melesat 149,50 poin (0,83%) ke level Rp17.908 per dolar AS, mendekati psikologis baru di zona Rp17.900.
Indeks Dolar AS Merangkak Naik
Pembalikan arah rupiah dipicu oleh kembali bergairahnya indeks dolar AS (DXY). Di saat yang sama, mata uang greenback terpantau menguat tipis 0,04% ke level 99.946, yang perlahan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Berikut adalah rangkuman pergerakan kurs rupiah sepanjang perdagangan Rabu (10/6):Indikator PerdaganganNilai / PosisiKeterangan
Pembukaan (09.01 WIB)Rp17.908 / USDMenguat 149,50 poin (0,83%)
Penutupan Pasar SpotRp17.965 / USDMelemah 92 poin (0,51%)
Indeks Dolar AS (DXY)99.946Menguat 0,04%
Sumber :investor.id
Admin : Andika Saputra



















