MUSI RAWAS — Kegiatan revitalisasi gedung di SD Negeri 6 Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawa, kini telah memasuki tahap akhir pembangunan. Meski pengerjaan fisik hampir rampung, tata kelola dan transparansi pelaksanaan proyek tersebut justru menuai sorotan hingga Patut Di curigai
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan baru-baru ini, pengerjaan fasilitas sekolah tersebut sudah mencapai tahap pemasangan rangka baja bagian atap serta beberapa pengerjaan finishing lainnya. Papan informasi kegiatan yang terpasang menunjukkan nilai anggaran yang dikucurkan untuk proyek ini terbilang fantastis, yakni mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Kemudian terlihat juga beberapa titik kusen masih kusen yang lama kemudian ada bagian titik bagian depan sudah di cor balok, kemudian rangka baja bagian atas juga tidak ada pengikat antara balok yang sudah di cor hingga terkesan hanya menumpang tampa ikatan
Namun, di balik melesatnya progres fisik di lapangan, akses informasi terkait sistem pengelolaan proyek tersebut dinilai sangat minim. Hingga saat ini, pihak pengelola—khususnya Kepala Sekolah SDN 6 Megang Sakti—belum memberikan keterangan resmi maupun rincian pasti mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan tersebut.
Belum ada kejelasan apakah proyek bernilai miliaran rupiah ini dikerjakan secara swakelola (melibatkan pihak sekolah dan masyarakat/komite) atau diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga (kontraktor/rekanan). Sikap tertutup dari pihak pengelola sekolah membuat skema pengelolaan anggaran dan pelaksanaan teknis di lapangan belum terkonfirmasi secara terbuka.
Transparansi anggaran serta keterbukaan informasi publik pada fasilitas pendidikan idealnya menjadi prioritas, terlebih anggaran yang digelontorkan bersumber dari uang negara.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Kepala Sekolah SDN 6 Megang Sakti maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut
Admin : Andika Saputra


















