banner 728x250

Penyelenggara Bazar Ramadhan Lubuklinggau Buka Suara Terkait Isu Perizinan: “Kami Murni Syiar Islam”

banner 120x600
banner 468x60

LUBUKLINGGAU – Menanggapi kabar viral yang menyebutkan bahwa kegiatan Bazar Ramadhan di Alun-Alun Merdeka Tidak memiliki izin, pihak Event Organizer (EO) akhirnya memberikan klarifikasi tegas.

Sebelumnya, isu ini sempat memicu opini publik bahwa kegiatan tersebut ilegal dan merugikan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau. Namun, owner Lotus Production, Afri Nurman, S.T., memastikan bahwa seluruh rangkaian acara telah melalui prosedur koordinasi dengan instansi terkait.

banner 325x300

Kegiatan Rutin untuk Dukung UMKM dan Syiar

Afri Nurman menjelaskan bahwa “Festival Ramadhan Fair 2026” merupakan agenda rutin yang sudah memasuki tahun ke-6. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pasar malam, melainkan program yang bertujuan mendukung pemerintah dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Acara kita murni untuk mensyiarkan nuansa Islami di bulan Ramadhan. Ada Bazar UMKM, lomba azan, pildacil, hafalan surat pendek, hingga santunan anak yatim yang kami kemas seindah mungkin,” ujar Afri saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (4/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa biaya yang didapat dari sponsor dan pelaku usaha dialokasikan kembali untuk operasional kegiatan, seperti sewa tenda, sound system, listrik, hingga penyediaan piala dan honor juri.

Klarifikasi Mengenai Izin

Terkait perizinan yang dipertanyakan, Afri merincikan tahapan yang telah ditempuh oleh pihaknya:

Izin Lokasi: Sudah berkoordinasi dengan Dinas Perkim selaku pengelola Alun-Alun.

Izin Keramaian: Proses koordinasi dengan Polsek Lubuklinggau Barat dan Satpol PP.

Surat Pemberitahuan: Sudah dilayangkan kepada pihak Kecamatan dan Kelurahan setempat.

“Kalau memang tidak ada izin, jelas kegiatan ini tidak akan terlaksana hingga saat ini. Saat ini surat keamanan dari Satpol PP untuk lokasi Alun-Alun juga sudah keluar,” tegasnya.

Dampak Positif bagi Daerah

Pihak penyelenggara mengklaim bahwa acara ini justru memberikan dampak positif bagi kas daerah. Antusiasme masyarakat yang tinggi secara otomatis meningkatkan pendapatan dari sektor parkir di sekitar lokasi acara yang dikelola oleh pihak terkait.

Selain aspek ekonomi, acara ini juga menjadi wadah sosial melalui agenda buka bersama anak yatim. “Kami melibatkan pedagang lokal agar mereka terbantu. Kami ingin memuliakan bulan suci ini sesuai pesan Rasulullah SAW,” tutup Afri.

Admin : Andika Saputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *