banner 728x250

Anggaran Iklan Kominfo Musi Rawas Utara Rp719 Juta Jadi Misteri,Diduga Pejabat Tertutup

banner 120x600
banner 468x60

MUSI RAWAS UTARA – Transparansi pengelolaan anggaran di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, anggaran fantastis senilai Rp719.000.000 yang dialokasikan untuk Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan pada Tahun Anggaran 2025 terkesan tertutup rapat dari jangkauan informasi publik.

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media untuk mendapatkan kejelasan mengenai sistem pengelolaan dan distribusi anggaran tersebut seolah membentur tembok kokoh. Komunikasi yang dilakukan berkali-kali melalui pesan WhatsApp kepada pihak terkait, yakni Muhamad Alamudi, tidak membuahkan hasil.

banner 325x300

Pesan Terkirim, Jawaban Nihil

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi maupun detail teknis yang diberikan oleh Muhamad Alamudi terkait bagaimana anggaran ratusan juta tersebut dikelola. Sikap “no comment” dan bungkamnya pejabat di lingkungan Kominfo ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan insan pers dan masyarakat.

“Kami hanya ingin mengonfirmasi bagaimana sistem pengelolaannya, apa saja kriteria medianya, dan bagaimana detail distribusinya agar ada asas keadilan dan transparansi. Namun, sampai saat ini tidak ada informasi apapun yang diberikan,” ujar salah satu awak media yang mencoba melakukan konfirmasi.

Melanggar Semangat Keterbukaan Informasi?

Sikap tertutup ini dinilai sangat ironis, mengingat Dinas Komunikasi dan Informatika seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjalankan amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Publik berhak mengetahui ke mana dan untuk apa uang rakyat sebesar Rp719 juta tersebut mengalir, terutama dalam sektor jasa iklan dan pemotretan yang rentan akan praktik tebang pilih jika tidak dikelola secara transparan.

Konfirmasi Berlanjut ke Pihak Lain

Tak berhenti di situ, upaya pencarian fakta juga dilakukan dengan mencoba mengonfirmasi pihak lain di lingkup instansi yang sama. Namun, pola komunikasi yang sulit dan cenderung menghindar sepertinya menjadi tren di Diskominfo Muratara saat ini.

Admin : Andika Saputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *