MUSI RAWAS — Harapan warga Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, untuk menikmati akses jalan yang layak kini berubah menjadi kecemasan mendalam. Jembatan yang baru saja selesai dibangun dan digadang-gadang menjadi penyambung urat nadi ekonomi warga, justru kini kondisinya sangat mengenaskan dan terancam roboh kapan saja. (23/09/26)
Senyum gembira warga saat melihat jembatan itu selesai berdiri ternyata tak bertahan lama. Belum jua genap setahun—bahkan baru hitungan bulan—struktur jembatan tersebut sudah retak parah, pecah, dan melengkung tajam ke bawah. Jembatan yang tadinya berdiri gagah kini tampak bagai tak sanggup lagi menahan beban, seolah pasrah menunggu detik-detik kehancurannya. Sisa-sisa pengerjaan di bagian bawah jembatan bahkan belum sempat dibersihkan, namun fisiknya sudah lebih dulu luluh lantak.
Setiap roda kendaraan yang melintas di atasnya kini diiringi rasa waswas dan doa. Tanpa adanya papan peringatan, barikade pengaman, maupun garis polisi, jembatan ini menjelma menjadi jebakan maut yang mengintai nyawa warga—terutama di malam hari ketika kegelapan menyelimuti kawasan tersebut.
”Sangat mengkhawatirkan, tingkat bahayanya luar biasa tinggi. Tidak ada garis pengaman sama sekali. Banyak pengendara yang tidak tahu kalau jembatan ini sudah mau patah, apalagi kalau malam. Apakah harus menunggu ada korban jiwa dulu baru ada tindakan?” tutur seorang warga setempat dengan nada penuh kekecewaan.
Bagi warga desa, jembatan ini bukan sekadar hamparan beton, melainkan jalur utama tempat anak-anak pergi menuntut ilmu dan para petani mengadu nasib mencari nafkah. Melihat kualitas bangunan yang begitu rapuh dalam hitungan bulan meninggalkan rasa perih dan keputusasaan di hati masyarakat kecil.
”Kami hanya orang kecil yang berharap pada pemerintah. Sungguh tidak pantas bangunan yang usianya baru hitungan bulan kondisinya sudah separah ini. Tolong perhatikan nasib kami sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pangkas warga meratap.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada satu pun pihak pemerintah maupun dinas terkait yang memberikan penjelasan atau turun ke lokasi untuk memberikan rasa aman bagi warga Campur Sari yang kini hidup dalam bayang-bayang ancaman musibah.
Admin : Andika Saputra



















