MUSI RAWAS — Alokasi dana APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,5 miliar untuk Belanja Akses Internet Perkantoran Muara Beliti pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Musi Rawas terus menuai gelombang protes. Sorotan kian tajam setelah Kepala Diskominfo memilih bungkam dan memblokir kontak awak media saat dikonfirmasi.
Kepala Bidang Infrastruktur TIK Diskominfo Musi Rawas, Adi Syafrizal, S.E., M.AP, sebelumnya membenarkan anggaran fantastis tersebut. Ia berdalih dana miliaran rupiah itu dikelola pihak ketiga untuk jaringan Wi-Fi perkantoran Pemkab, di mana pihaknya mengeklaim hanya menerima tagihan dan pembayaran layanan.
Alih-alih memberikan kejelasan, Kepala Diskominfo Musi Rawas, Febrian Saputra, S.E., M.M., justru menunjukkan sikap anti-kritik dengan memblokir nomor WhatsApp jurnalis yang hendak meminta transparansi.
Ancaman Aksi Demo dan Desakan Pencopotan
Menanggapi polemik tertutupnya pejabat publik serta dugaan ketidakberesan dalam proyek internet miliaran rupiah tersebut, tokoh masyarakat sekaligus aktivis setempat, Bung Rifai, angkat bicara dan melayangkan reaksi keras.
Bung Rifai secara tegas menyatakan akan segera turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa. Ia mendesak Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, untuk segera turun tangan mengevaluasi total serta mencopot Febrian Saputra dari jabatannya sebagai Kepala Diskominfo.
”Kami minta Bupati Musi Rawas segera mengevaluasi dan mencopot Kadis Kominfo! Sikap memblokir nomor wartawan menunjukkan bahwa yang bersangkutan alergi terhadap keterbukaan informasi publik dan tidak layak memimpin instansi pengelola informasi. Jika dibiarkan, kami pastikan akan turun menggelar aksi demo besar-besaran untuk mengusut tuntas proyek internet Rp2,5 miliar ini,” tegas Bung Rifai dengan nada geram.
Aksi pemblokiran kontak pers dan pengelolaan anggaran yang dinilai kurang transparan ini kini menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Musi Rawas, serta memantik tanda tanya besar publik terkait efektivitas dana Rp2,5 miliar tersebut.
Admin : Andika Saputra



















